Soal Integral dan Pembahasan SIMAK UI 2014 - Matematika IPA

Posted on Posted in Integral

Masih anget nih Soal Matematika IPA SIMAK UI 2014 dan belum banyak yang bahas! ๐Ÿ™‚

Soal Integral dan Pembahasan SIMAK UI 2014 - Matematika IPA
20140805-155741-57461453.jpg

Sebelum kita bahas kira-kira soal ini terbilang mudah atau susah ya? Mungkin jawabannya akan kalian temui setelah melihat pembahasan di bawah ini:

  1. Solusi pertama diberikan oleh Kak Firmansyah dari Bandung.
    image

    Kalau diperhatikan caranya Kak Firmansyah ini sangat luar biasa ya! Konsep dasar Matematikanya kuat banget, dia mengerjakan secara detail. Saya coba jelaskan apa-apa saja yang ditulis oleh Kak Firmansyah.

    Pertama. Kak Firmansyah coba menjabarkan ketiga Integral Tentu yang ada pada soal. Ingat, hasil dari sebuah Integral Tentu adalah sebuah konstanta jadi sudah tidak ada variabel x nya.
    Kedua. Kak Firmansyah menambahkan notasi Integral pada persamaannya. Mmmh, kalian kepikiran gak kalau ternyata boleh lho meng-Integral-kan sebuah persamaan, asalkan kedua ruas juga di-Integral-kan. Sebuah konsep yang kalian harus kuasai nih. ๐Ÿ™‚ .
    Ketiga. Sepertinya Kak Firmansyah coba mengganti nilai dari variabel x dengan bilangan 0 sampai 3.
    Keempat. Lalu apa yang terjadi? Diperoleh sebuah Sistem Persamaan Linier, tinggal di eliminasi dan substitusi maka solusi dari soal ini diperoleh deh.

    Panjang yah ternyata, tapi kalau Kak Firmansyah adalah seorang siswa yang sedang mengikuti Ujian SIMAK UI apakah tidak kehabisan waktu? Yang artinya dia berpotensi TIDAK LULUS ujian ini PADAHAL DIA BISA MENGERJAKANNYA DENGAN SEBAIKNYA-BAIKNYA dan cara Kak Firmansyah ini adalah CARA YANG PALING BENAR untuk mengerjakan soal ini.

    Mengerjakan sebuah soal Matematika untuk Ujian Universitas di Indonesia dengan sebaik-baiknya dan dengan cara Matematika yang benar bisa gak LULUS ujian lho karena akan kehabisan waktu.

    Lalu untuk apa mengerjakan soal Matematika dengan cara yang TIDAK Matematika? Lebih mementingkan sebuah rumus cepat daripada konsep? Sepertinya ada yang keliru dalam sistem seleksi Ujian Universitas dan pembelajaran Matematika pada umumnya di Indonesia

    Lanjut ke solusi kedua dan ketiga yuk.

  2. Solusi kedua diberikan oleh Kak Rohmi Julia dari Malang.
    20140806-023240-9160858.jpg

    Sebelum saya bahas, saya suka kalau ada jawaban yang ditulis rapih pake Latex atau Mathtype. Sebisa mungkin tulisan terbaru dari Istana Matematika akan seperti ini.

    Oke kita bahas yah apa yang ditulis oleh Kak Rohmi Julia ini:

    Pertama. Sama dengan apa yang dilakukan Kak Firmansyah pada langkah kedua, disini Kak Rohmi Julia langsung menambahkan notasi Integral pada persamaannya.
    Kedua. Kak Rohmi memisalkan ketiga bentuk Integral yang ada pada persamaan. Boleh gak? Ya tentu saja boleh karena tujuan kalian belajar Matematika itu adalah menyederhanakan sebuah masalah.

  3. Karena tujuan kalian belajar Matematika itu adalah menyederhanakan sebuah masalah.

    Ketiga. Dengan pemisalan tadi maka bisa dilihat sebuah pola yaitu sebuah Sistem Persamaan Linier, sama dengan cara keempat dari Kak Firmansyah.

    Cara Kak Rohmi Julia ini lumayan sederhana ya daripada cara Kak Firmasnyah dan tidak meninggalkan konsep Matematika dalam proses pengerjaannya.

  4. Solusi ketiga diberikan oleh Kak Rudolph Lestrange dari Makasar.
    20140806-025331-10411386.jpg

    Kalau kita perhatikan cara Kak Rudolph Lestrange ini gak jauh beda dengan cara Kak Rohmi Julia ya jadi gak perlu saya bahas lagi.

  5. Kesimpulan yang kita peroleh dari ketiga jawaban yang diberikan oleh kakak-kakaknya bermuara ke sebuah Sistem Persamaan Linier ya. Kalian bisa lihat gak? Coba dipelajari dengan perlahan ya biar bisa dimengerti ๐Ÿ™‚

  6. Nah kalau ini jawaban dari saya, Isra Nurhadi dalam bentuk video.

    Soal Integral dan Pembahasan SIMAK UI 2014 - Matematika IPA
    Klik tautan ini jika video di atas tidak muncul

Kalau kita perhatikan yang mencoba menjawab ini dari Luar Kota dan semuanya bukan siswa. Sepertinya memang soal ini bukan diperuntukan untuk siswa SMA ya.

Dan kalau boleh jujur, saya lebih senang tipe soal SBMPTN daripada tipe soal SIMAK UI bukan karena saya gak bisa mengerjakannya tapi dari posisi siswanya. Kasihan mereka TERPAKSA belajar soal-soal yang di sekolahnya pun tidak diajarkan lalu mereka mengikuti Ujian tersebut.

Ini ada contoh soal SBMPTN 2014 Materi Integral Soal Integral dan Pembahasan TKD SAINTEK SBMPTN 2014 - Kode 531 dan 591

Kemudian kalau kita bandingkan dengan Soal untuk Ujian Universitas di Luar Negeri, yaitu di Jerman. Ini adalah salah satu soal Aufnahmetest untuk siswa darimana saja yang mau kuliah di Universitas TERBAIK di Jerman, yaitu Technische Universitรคt Berlin atau yang lebih dikenal dengan TU Berlin. Materinya tetap sama Integral

20140806-030947-11387982.jpg

Klo ini materi Eksponennya Soal Bentuk Akar Studienkolleg der TU Berlin W-Kurs 2011 - Uni/staatlich

Perhatikan deh titik beratnya, soalnya essay (artinya membutuhkan proses dan penilaiannya berdasarkan proses) bukan pilihan ganda seperti yang ada di Indonesia.

Soal essay sangat bagus untuk sebuah seleksi karena proses pengerjaannya itu yang menjadi nilai bahwa siswa yang mengikut Ujian layak lulus atau tidak bukan sekedar A,B,C saja yang kemungkinan curangnya ada

Menurut kalian pantas gak ya soal untuk Ujian Universitas di Indonesia tingkat kesulitannya seperti ini? Mereka kan MASIH SISWA bukan MAHASISWA dan gak semuanya akan menjadi Matematikawan atau Ilmu Terapan dari Matematika?

Ditunggu komentar ya ๐Ÿ™‚

  • Purwandaru Arum Wicaksono

    sangat bagus sekali artikelnya. terimakasih sudah berbagi pak